Aqidah Islamiyah IV (Tauhid Asma wa Sifat)
Yaitu menetapkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah untuk diri-Nya secara tafshil.
dengan landasan firman Allah :
“Artinya : Dan Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat.” [Asy-Syura : 11]
Karena itu, semua nama dan sifat yang telah ditetapkan oleh Allah bagi diri-Nya atau oleh Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wassalam, mereka tetapkan untuk Allah, sesuai dengan keagungan sifat-Nya. Sebaliknya, Ahlus [...]
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )Aqidah Islamiyah III (Tauhid Mulkiyah)
Yaitu mentauhidkan Allah dalam mulkiyahnya bermakna kita mengesakan Allah terhadap pemilikan, pemerintahan dan penguasaanNya terhadap alam ini. Dialah Pemimpin, Pembuat hukum dan Pemerintah kepada alam ini. Hanya landasan kepemimpinan yang dituntut oleh Allah saja yang menjadi ikutan kita. Hanya hukuman yang diturunkan oleh Allah saja menjadi pakaian kita dan hanya perintah dari [...]
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )Aqidah Islamiyah II (Tauhid Uluhiyah)
Yaitu tauhid ibadah, karena ilah maknanya adalah ma’bud (yang disembah). Maka tidak ada yang diseru dalam do’a kecuali Allah, tidak ada yang dimintai pertolongan kecuali Dia, tidak ada yang boleh dijadikan tempat bergantung kecuali Dia, tidak boleh menyembelih kurban atau bernadzar kecuali untukNya, dan tidak boleh mengarahkan seluruh ibadah kecuali untukNya dan karenaNya semata.
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )Aqidah Islamiyah I (Tauhid Rububiyah)
Aqidah dari segi bahasa (etimologis) berasal dari bahasa Arab (AQad) yang bermakna ‘ikatan’ atau ’sangkutan’ atau menyimpulkan sesuatu.
Menurut istilah (terminologis) ‘aqidah’ berarti ‘kepercayaan’, ‘keyakinan’ atau ‘keimanan’ yang mantap dan tidak mudah terurai oleh pengaruh mana pun sama ada dari dalam atau dari luar diri seseorang.
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )